Surah Hud merupakan salah satu surah dalam Al-Quran. Surah Hud mengandung ayat-ayat yang berisi ayat-ayat hikmah dan mengajarkan aneka macam pelajaran bagi orang-orang Islam. Salah satu ayat dalam surah Hud yang berbunyi “Dan sungguh, jika Kami tangguhkan azab terhadap mereka sampai waktu yang ditentukan, niscaya mereka akan berkata, “Apakah yang menghalanginya?” ketahuilah, ketika azab itu datang kepada mereka, tidaklah dapat dielakkan oleh mereka. Mereka dikepung oleh (azab) yang dahulu mereka memperolok-olokkannya." mengajarkan banyak pelajaran dan hikmah bagi umat Islam.
Al Quran dan Terjemahannya Online - QuranWeb
terms: Al Quran dan Terjemahannya Online
Surah Yunus Ayat 8
Surah Yunus ayat 8 berbicara tentang akibat dari perlakuan buruk terhadap orang-orang yang beriman dan berhijrah. Di dalam ayat ini Allah berfirman, “mereka itu tempatnya di neraka karena apa yang telah mereka lakukan”. Kedengarannya sederhana, namun berisi makna yang dalam. Ucapan Allah ini serta tindakan-Nya menunjukkan bahwa Dia adil dan hukuman-Nya benar-benar menyambut perbuatan jahat.
Surah At-Taubah Ayat 8
Surah At-Taubah ayat 8 adalah sebuah ayat dalam Al-Quran yang merujuk kepada hubungan yang tidak memenuhi persyaratan antara non-Muslim dan Muslim, dengan menyatakan bahwa jika sebuah komunitas non-Muslim akan mendapatkan kemenangan atas penduduk Muslim, mereka tidak akan menepati janjinya.
Surah Al-Anfal Ayat 8
Surah Al-Anfal adalah surah ke-8 dalam Al-Quran. Pada ayat ke-8 dalam surah tersebut, Allah menyatakan bahwa Dia (Allah) memerintahkan umat Islam untuk bekerja keras dan berjuang melawan musuh-musuh agama untuk "mengembalikan yang hak (Islam) dan menghilangkan yang batil (syirik)," sekalipun orang-orang yang berdosa (musyrik) mustahil menyukainya. Hal ini sangat penting bagi umat Islam untuk meyakini karena banyak orang yang telah membedakan antara hak dan batil.
Surah Al-A'raf Ayat 8
Surah Al-A’raf Ayat 8 adalah ayat dari Al-Qur'an yang menggambarkan nilai-nilai yang berkaitan dengan adil pada akhir hari. Ayat ini menyatakan bahwa ketika perhitungan pada hari pembalasan, orang-orang yang melakukan kebaikan akan mendapatkan keuntungan.
Surah Al-An'am Ayat 8
Surah Al-An’am iala surah ke-6 dalam Al-Quran, yang memiliki 165 ayat. Surah Al-An’am ayat 8 berbicara tentang bagaimana orang-orang musyrik pada masa Nabi Muhammad SAW menjuak-juak kenapa tidak ada ditonjolkannya malaikat kepada Nabi Muhammad SAW ketika ia menyampaikan kenisheruan Allah SWT. Mereka sudah menduga bahwa apabila malaikat melaksanakannya, keislamannya akan terjadi dengan singkat karena penjelasannya akan menjadi lebih kurus, nyata, dan rapi.
Surah Al-Ma'idah Ayat 8
Ayat 8 surah Al-Ma'idah menggambarkan bahwa seorang mukmin harus selalu menjadi penegak keadilan demi Allah. Ia tidak seharusnya membenci orang lain hingga mau tak mau mendorongnya berbuat tidak adil. Justru seharusnya berlaku adil karena itu lebih dekat kepada takwa dan ia juga harus bertakwa kepada Tuhan.
Surah An-Nisa' Ayat 8
Surat An-Nisa' ayat 8 adalah sebuah ayat yang menerangkan hak dan peraturan tentang bagaimana mengelola harta yang diwariskan oleh seorang yang telah meninggal dunia. Ayat ini menyatakan bahwa ketika proses pembagian harta kepada ahli waris, jika ada keluarga yang lemah, seperti anak-anak yatim dan orang-orang miskin, mereka juga harus mendapatkan bagian dari harta warisan yang sama, meskipun harta itu dibagikan secara sepihak.
Surah Ali 'Imran Ayat 8
Surah Ali 'Imran ayat 8 adalah ayat yang menjadi wahyu yang diturunkan Allah SWT dan diketahui melalui kitab suci Al-Quran. Ayat ini sesungguhnya merupakan satu doa yang dipanjatkan oleh makhluk manusia, dimana ucapannya diawali dengan "Ya Tuhanku!". Dalam doa ini, manusia memohon kepada Allah agar jangan sampai mereka dilalaikan untuk melakukan perbuatan yang bersifat maksiat dan lalai dari perintahNya. Dengan memohon agar hati mereka tidak disesatkan, serta memohon anugerah dan rahmat-Nya.
Surah Al Baqarah Ayat 8
Surah Al-Baqarah ayat 8 adalah salah satu ayat dalam Al-Quran yang menjelaskan tentang keyakinan dan iman seseorang. Ayat ini bertutur tentang orang-orang yang berpura-pura beriman kepada Allah dan hari akhir, tetapi di balik itu dia tidak benar-benar beriman. Pada ayat ini Allah SWT memberi amaran untuk orang-orang yang berpura-pura beriman.