Surah Hud Ayat 58 ialah sebuah ayat dalam Al-Qur’an yang merujuk kepada peristiwa melalui mana Allah berjanji akan melindungi dan menyelamatkan nabi Hud a.s. dan mereka yang beriman bersama dia dari siksaan yang amat pedih. Ayat ini merakyatkan bahawa dalam menghadapi sebarang azab (daripada Allah, Tuhan semesta alam), Allah bagi orang-orang yang beriman, akan menyelamatkan mereka dari kesengsaraan dan menyediakan mereka dengan banyak kelebihan.
Al Quran dan Terjemahannya Online - QuranWeb
terms: Al Quran dan Terjemahannya Online
Surah Yunus Ayat 58
Surah Yunus ayat 58 adalah salah satu ayat dalam Al-Quran yang disebutkan dari bagian dari surah yang berisi berbagai perintah, jaminan serta kebaikan yang akan dirasakan oleh semua orang yang beriman. Ayat ini menunjukkan pentingnya memanfaatkan manfaat dan rahmat Allah yang diberikan kepada kita sebagai rahmat dan karunia yang amat besar. Al-Quran juga mengingatkan ketika kita telah bersyukur, maka akan ada rahmat kepada kita dari Allah.
Surah At-Taubah Ayat 58
Surah At-Taubah Ayat 58 yang diibaratkan sebagai firman Allah SWT yang berbunyi: "Dan di antara mereka ada yang mencelamu tentang (pembagian) sedekah (zakat); jika mereka diberi bagian, mereka bersenang hati, dan jika mereka tidak diberi bagian, tiba-tiba mereka marah." Ayat 58 yang berasal dari surah At-Taubah (Surat penyesalan) ini menunjukkan bahwa orang yang mencari sesuatu dari zakat dianggap telah melakukan suatu dosa. Hal tersebut mengungkapkan betapa sinisme perilaku orang yang hanya mengejar keuntungan semata tanpa memperhitungkan keadilan dan kebahagiaan orang lain.
Surah Al-Anfal Ayat 58
Surah Al-Anfal ayat 58 merupakan ayat dari kitab suci Al-Quran yang mengajarkan tentang kejujuran dan pertanggungjawaban sosial. Dari ayat ini, kedua-duanya dapat dipetik. Pertama, itu adalah urgensi untuk bertanggung jawab dan jujur. Kedua, itu juga menyeru kita untuk menjaga dan menghormati perjanjian dan komitmen yang telah kita tempatkan dengan orang lain.
Surah Al-A'raf Ayat 58
Ayat 58 dalam surah Al-A'raf memberikan pengertian bahwa baik tanah ataupun buruknya, semuanya ditetapkan berkat izin Tuhan. Perbedaan antara keduanya ialah, tanah yang baik akan menghasilkan tanaman-tanaman yang subur, sedangkan untuk tanah yang buruk akan menghasilkan tanaman-tanaman yang merana.
Surah Al-An'am Ayat 58
Surah Al-An'am Ayat 58 merupakan salah satu ayat yang terdapat dalam Al-Quran yang berbicara tentang hubungan antara seseorang yang berbuat zalim dengan dirinya sendiri. Ayat ini menceritakan mengenai percakapan antara Nabi Muhammad saw dengan orang-orang yang melakukan penindasan terhadapnya. Nabi Muhammad saw mengeluhkan kesalahan yang dimiliki orang-orang yang berbuat zalim, ketika itu Allah berfirman.
Surah Al-Ma'idah Ayat 58
Surah Al-Ma'idah Ayat 58 adalah salah satu ayat dalam Al-Qur'an yang menyebutkan tentang perilaku orang kafir ketika mereka mendengar seruan untuk beribadah. Ayat tersebut menceritakan bahwa ketika mereka ditanyakan untuk melakukan salat (ibadah wajib) - yang merupakan bagian dari prinsip-prinsip agama Islam - mereka menjadi terpinggirkan dan berkelakuan aneh, serta membuat main-main dari ajakan tersebut. Hal ini merupakan hasil dari ketidakmengertian mereka tentang pentingnya salat.
Surah An-Nisa' Ayat 58
Surah An-Nisa' Ayat 58 ini menjelaskan bahwa Allah SWT telah mewajibkan kepada umat manusia untuk memiliki amanah, karena hari akan datang dimana menjadi tugas dan tanggung jawab seorang individu untuk meneruskan amanah pada orang yang berhak menerimanya. Umat manusia juga harus berhati-hati dalam menetapkan hukum di antara mereka, karena Allah SWT telah menjamin bahwa hanya ketulusan yang akan memperoleh sempurna surga.
Surah Ali 'Imran Ayat 58
Surah Ali Imran ayat 58 merupakan ayat yang terkandung dalam Al-Qur’an. Ayat ini berbicara tentang pemberian pengingat kepada Nabi Muhammad SAW yang disampaikan melalui ayat-ayat dan nasihat yang penuh hikmah oleh Allah SWT. Pertama-tama, ayat 58 memberikan penghormatan kepada Nabi Muhammad SAW sebagai penerima wahyu. Dalam Al-Qur’an, Allah SWT menggambarkan dan mencontohkan Nabi Muhammad SAW sebagai orang yang berhak menerima wahyu tersebut. Melalui ayat ini, Allah SWT berharap bahwa para pengikutnya akan mengikuti contoh dan petunjuk dari Nabi Muhammad SAW untuk kebaikan mereka serta untuk menemukan penghiburan abadi.
Surah Al Baqarah Ayat 58
Surah Al Baqarah ayat 58 adalah ayat yang menceritakan tentang perintah Allah yang mana diperintahkan untuk orang yang beriman lewat nabi-Nya supaya masuk ke dalam negeri Baitul Maqdis kemudian makanlah dengan nikmat yang ada di sana dengan sukacita dan masuklah pintu gerbangnya sambil menghormati. Kemudian katakanlah untuk meminta ampun dari Allah dari segala dosamu dan janganlah melakukan hal-hal yang dilarang oleh-Nya. Kebaikan akan dibalas dengan pahala dari Allah.