Ayat ini ditemukan di dalam Al-Quran dalam surah Al-A'raf, dimana menceritakan tentang kejadian yang dialami oleh kaum yang terdahulu. Ayat ini menceritakan tentang kedatangan gempa yang menyebabkan mereka harus menghadapi bencana yang sangat besar. Ayat tersebut tidak hanya menyebutkan tentang gempa bumi tetapi juga menyebutkan tentang kondisi mengerikan yang dialami oleh kaum yang terdahulu.
Orang-orang ketika itu merasa sangat takut dan gelisah, di kala kondisi tersebut. Gempa bumi yang terjadi membuat mereka menghadapi beberapa hal yang menakutkan. Terjadinya keruntuhan rusak di rumah-rumah mereka merupakan penderitaan besar yang mereka alami. Karena itu, kehidupan mereka jadi tidak nyaman dan rusak.
Akibat gempa bumi tersebut, para penduduk kota pun mati bergelimpangan di dalam reruntuhan rumah mereka. Mereka tidak bisa lari dan menyelamatkan diri mereka sendiri. Mereka pun hanya bisa menanggung gempa bumi yang begitu dahsyat.
Orang-orang di masa itu dianjurkan oleh agama untuk mendirikan rumah-rumah berdasarkan perhitungan yang hati-hati dan sesuai dengan tuntunan dari Allah. Namun, nampaknya tidak ada seorangpun yang tahu tentang rahasianya. Dengan demikian menjadi sukar untuk mencegah hal ini.
Dengan demikian, bisa dipahami bahwasannya ayat tersebut adalah contoh bagi mereka yang tidak mau mendengarkan perintah Allah. Agama itu sendiri telah mengajarkan kepada manusia untuk taat kepada Allah agar manusia senantiasa tertutup kepada segala bencana yang mengancam. Ayat itu ingin menekankan bahwa kita selalu berhati-hati dalam melaksanakan perintah Allah, karena tidak ada satu pun orang yang tahu apa yang akan terjadi dan bagaimana kita bisa menghindar dari bencana yang merupakan bahaya bagi kita.
Menghimpun semua yang telah dijelaskan, maka dapat disimpulkan bahwa ayat tersebut adalah satu bentuk monit untuk manusia supaya mereka menyerahkan kehidupan mereka kepada Allah dan mengikuti perintah-Nya. Allah telah menyebutkan pasal ini untuk mengingatkan orang-orang agar tidak meremehkan tanggung jawab mereka untuk melaksanakan perintah-Nya dan tetap berada di jalan-Nya. Dengan demikian, maka manusia dapat terhindar dari bencana seperti yang berlaku pada kaum yang terdahulu.