Surah An-Nisa' Ayat 97 membahas tentang dicabutnya nyawa orang-orang zalim oleh malaikat. Dalam ayat ini Allah SWT menyampaikan suatu perumpamaan tentang musibah bagi orang-orang yang berbuat zalim. Orang-orang tersebut dicabut nyawanya oleh para malaikat. Saat mereka (para malaikat) melakukan hal ini, mereka pun bertanya, “Bagaimana kamu ini?” Orang-orang yang zalim itu lalu menjawab, “Kami adalah orang-orang yang tertindas di bumi (Mekah).”
Malaikat pun lagi-lagi bertanya, ”Bukankah bumi Allah luas, sehingga kamu dapat berpindah ke tempat lain (berhijrah)?”
Hal ini disampaikan oleh Allah SWT untuk mengingatkan kita bahwa kita dianjurkan untuk tidak menyebarkan kezaliman. Sebab jika kita berbuat zalim, maka kita akan diberi balasan yang sangat mengerikan yaitu tempat penyekapan yang paling buruk yaitu di neraka Jahanam. Di dalam ayat ini Allah SWT juga menyampaikan bahwa kezaliman itu tidak akan berlangsung lama. Siapapun yang melakukan kezaliman akan diberikan hukumannya di akhirat. Oleh karena itu, umat manusia seharusnya bersikap adil dan tidak melakukan tindakan zalim terhadap orang lain.
Untuk mengambil pelajaran dari ayat ini, adalah penting bagi kita semua untuk mengingat bahwa kezaliman akan mengantarkan kita pada tempat terburuk dalam kehidupan akhirat yaitu neraka Jahanam. Allah Maha Kuasa dan Dia akan menghukum orang yang berbuat zalim setimpal dengan berbuatannya. Oleh sebab itu, kita disarankan untuk tidak melakukan zalim dan juga selalu berbuat baik kepada orang lain. Jangan lupakan bahwa sikap tidak adil akan mengakibatkan malapetaka dan mendapatkan hukuman yang berat di akhirat. Allah SWT juga telah menyampaikan petunjuk-Nya tentang jalan yang benar dalam berbagai ayat Al-Qur’an sehingga kita semua mampu memilih ingatan yang bijak dan membentuk perilaku yang baik di dunia ini.