Surah Al-A`raf ayat 96 dalam Al-Quran menceritakan tentang orang-orang yang beriman dan bertakwa yang akan beroleh limpahan berkah dari langit dan bumi dari Allah. Namun, orang-orang tadi mendustakan ayat-ayat Allah, jadi Allah pun menyiksa mereka dengan keadilan.
Ayat ini sesuai dengan surah Al-A`raf, ayat 44. Dalam ayat tersebut, Allah mengatakan bahwa ia telah menunjukkan bahwa wahyu-Nya adalah benar dan bahwa Dia telah mengirim rasul-risalah-Nya. Ia juga meminta orang-orang yang beriman untuk bertakwa dan akan memberi mereka pahala.
Namun, dalam ayat-ayat ini, Allah mengungkapkan bahwa orang-orang yang berbuat dosa tidak akan beroleh limpahan berkah dari langit dan bumi. Dalam ayat ini, Allah berfirman bahwa walaupun orang-orang yang beriman dan bertakwa di sebuah negeri, ia tidak akan memberi mereka berkah dari langit dan bumi jika mereka memperturutkan dosa-dosa. Ini adalah konsekuensi pasti atau balasan atas perbuatan mereka.
Untuk memahami ayat ini, penting untuk memahami apa yang dimaksud dengan "beriman dan bertakwa". Bagi umat Islam, "beriman" berarti percaya dan mengikuti segala perintah Allah serta beriman kepada rasul-Nya, sedangkan "bertakwa" mencakup segala sikap dan perbuatan yang sesuai dengan nilai Islam seperti melaksanakan perintah dan memenuhi hak orang lain. Dengan kata lain, mereka yang beriman dan bertakwa adalah orang-orang yang taat kepada Allah dan melaksanakan semua tugas-Nya.
Ayat ini juga mengisyaratkan bahwa orang-orang yang berbuat dosa dipenuhi dengan sanksi yang relevan. Allah memahami bahwa orang-orang yang berbuat dosa merupakan orang-orang yang belum siap untuk menerima berkah-Nya, dan itu adalah alasan mengapa mereka dihukum dan dimaafkan.
Tak ada pilihan lain untuk orang-orang yang melanggar perintah Allah selain menghadapi hukuman yang setimpal. Allah menegaskan bahwa tidak seorangpun yang bisa menghibur orang yang telah berbuat salah. Inilah sebabnya mengapa Allah memberikan balasan sesuai dengan apa yang telah dilakukan oleh orang tersebut.
Pada dasarnya, ayat ini juga menghargai hakikat bahwa setiap manusia dilahirkan bersama potensi kebajikan dan benar. Orang akan mendapatkan pahala jika mereka beriman kepada Allah dan akan dihukum jika mereka melanjutkan tindakan yang salah. Para nabi Allah telah memberikan contoh perilaku yang benar untuk mentaati perintah Allah, dan kita diseru untuk mengikutinya. Dengan cara ini, kita akan beroleh limpahan berkah dari langit dan bumi.