Surah Al-A’raf ayat 95 adalah ayat yang diturunkan oleh Allah untuk mengingatkan umat manusia tentang hukuman yang akan diterima saat mendakati dedanannya. Allah mengatakan bahwa Dia akan menggantikan penderitaan dengan kesenangan. Oleh karena itu, keturunan dan harta mereka akan bertambah banyak. Jiwa seseorang pun akan terisi dengan harapan dan rasa syukur akan nikmat Allah. Namun, seiring dengan hal itu, manusia akan punah pada akhirnya. Ketika mereka merasa bahagia dan menikmati kesenangan yang Allah berikan, Allah akan menimpakan hukuman pada mereka tanpa mereka menyadarinya.
Pada dasarnya, hukuman ini merupakan balasan dari Allah kepada umat manusia yang selalu ingkar kepada perintah dan larangan-Nya. Oleh karena itu, Allah menegaskan agar manusia berlindung kepada-Nya dari hukuman-Nya yang mengerikan. Allah juga menegaskan bahwa hukuman sebagai balasan dari pemberontakan manusia.
Kata "nenek moyang" dalam ayat ini memberikan arti bahwa manusia harus belajar dari kehidupan para nenek moyang mereka. Di zaman "nenek moyang" masih hidup, manusia telah mengalami penderitaan dan kesenangan yang menjadi bukti bahwa setiap perbuatan pasti akan mendapatkan balasan. Maka, Imam Al-Ghazali dalam salah satu bukunya menjelaskan bahwa Allah akan membalas setiap kebaikan dan keburukan manusia dengan sangat deras dan tepat pada tempatnya.
Menurut Ibnu Abbas, mengutip dalam Tafsir Al-Thabari, ayat ini berkaitan dengan umat Bani Israil yang hidup di bawah pemerintahan dua khalifah yaitu Rasyidun dan Mujjahid. Pada masa itu, mereka mengalami masa-masa penderitaan. Namun, Allah menggantikannya dengan kesenangan dan hikmah sehingga harta mereka bertambah banyak. Namun ketika mereka masuk edinan Rasyidun, mereka melakukan banyak kesalahan sehingga Allah menimpakan hukuman tanpa mereka sadari.
Bahasa Arab dalam ayat ini juga memberikan arti bahwa ketika seseorang sudah merasakan berkah dan kemakmuran dari Allah, maka ia harus berhati-hati karena tiba-tiba, saat mereka sedang lengah, Allah akan datang menimpakan hukuman kepada mereka.
Untuk menyimpulkan, setiap perbuatan manusia pasti mendapatkan ganjarannya. Jika seseorang berlaku taat, maka boleh dipastikan pendamtaan akan digntikan dengan kesenangan. Akan tetapi, jika seseorang mengingkari perintah Allah, maka ia akan mendapatkan balasan tanpa diduga. Dan hal itu merupakan peringatan yang sering digambarkan dalam Al-Quran, khususnya dalam surah Al-A’raf ayat 95 ini.