Surah Al-A'raf ayat 169 ini merujuk pada generasi yang terdahulu yaitu umat Musa yang telah menerima Taurat sebagai petunjuk Tuhan mereka. Ayat ini mengkritik generasi umat Musa karena mereka telah mengambil harta benda dunia yang rendah. Malah, generasi ini juga berpikir bahwa mereka akan diberi ampun meskipun mereka telah melanggar janji yang terkandung dalam Kitab Taurat, yaitu tidak boleh mengatakan sesuatunya yang bukan benar.
Ayat tersebut menegaskan bahwa sesungguhnya negeri akhirat itu lebih baik bagi orang yang bertakwa. Dengan demikian, orang yang bertakwa akan menjadi bukti bahwa ia benar-benar ingin berbuat kebajikan dan menjauhi dosa. Oleh karena itu, orang yang bertakwa akan mendapatkan kebaikan dan kemuliaan kelak di akhirat.
Namun, sebaliknya, generasi umat Musa itu telah melakukan tindakan yang mengakibatkan mereka berdosa. Mereka mengumpulkan harta benda dunia dengan sembrono. Mereka juga berpikir bahwa mereka akan mendapatkan pembalasan yang lemah begitu saja. Oleh karena itu, Allah SWT pun melalui ayat Surah al A'raf ini mengingatkan generasi itu untuk tetap menjaga janjinya dan takwa kepada-Nya. Sebab, negeri akhirat itu lebih baik bagi orang yang bertakwa.
Kita sebagai manusia juga diingatkan dengan ayat di atas bahwa Allah telah menegaskan betul bahwa imbalannya terhadap orang-orang yang bertakwa lebih baik dari imbalan yang akan didapatkan mereka yang melanggar janjinya. Oleh karena itu, kita sebagai umat muslim diharuskan untuk selalu bertakwa kepada Allah agar bisa menempuh jalan yang sebaik-baiknya menuju surga. Imbalan yang akan kita dapatkan tidak hanya di dunia saja, melainkan juga di akhirat. Jadi kita jangan lupa untuk tersenyum, berbuat baik, dan bertakwa kepada Allah. Jangan lupa bentengi dirimu dengan cara beramal kepada sesama dan bertakwa kepada-Nya. Dengan begitu, kita akan mendapatkan pahala dan imbalan yang lebih baik di negeri akhirat.