Surah Al-A’raf ayat 111 adalah ayat dalam Al Quran. Dalam ayat ini menceritakan tentang bagaimana Fir'aun bersama dengan pemuka-pemukanya bicara tentang bagaimana menginterupsi Musa AS dari gerakannya. Fir'aun dan pemuka-pemukanya berkonsultasi tentang tindakan yang akan diambil untuk membendung Musa AS. Pemuka-pemuka itu menjawab, “Tahanlah (untuk sementara) dia dan saudaranya dan utuslah ke kota-kota beberapa orang untuk mengumpulkan (para pesihir).”
Fir'aun adalah raja firaun Mesir. Dia menggunakan penguasaannya untuk mengendalikan warga Mesir selama berabad-abad. Dia diramalkan akan berhadapan dengan Musa. Musa AS adalah seorang yang sangat berbakti pada Allah dan berkata-kata bijak. Karena kepintarannya, kemampuan-kemampuan yang luar biasa dalam akademik, dan sikap suci yang disertai dengan ajarannya yang mengagumkan, banyak orang mesir terinspirasi olehnya. Ini menyebabkan kegaduhan di antara masyarakat Mesir karena Musa AS telah memberitahukan kepada mereka praktik-praktik jahat dan kezaliman Fir'aun. Fir'aun menjadi semakin takut dengan julukan Musa AS sebagai 'Pesuruh Allah'. Dia terus mengincar Musa AS untuk menghentikannya untuk mempersendakan raja Mesir.
Ketika Fir'aun sedang duduk bersama dengan pemuka-pemukanya untuk membahas cara untuk menghentikan Musa AS, pemuka-pemukanya menyarankan untuk menahan Musa dan saudaranya dan mengutus beberapa orang ke berbagai kota untuk mengumpulkan sihir. Mereka berpikir bahwa dengan menggunakan sihir, musuh Fir'aun dapat berhenti. Itu adalah ide yang sangat bodoh bagi Fir'aun karena ia tahu bahwa ketika sihir digunakan, orang-orang yang tak berpengaruh hanya akan melakukan vandalisme dan chaos.
Namun, meskipun Fir'aun dan pemuka-pemukanya telah menyarankan ide-ide yang bodoh, Fir'aun berhasil menghalangi gerakan Musa AS. Dia mengirim pasukannya ke seluruh belahan bumi untuk menangkapnya. Al Quran menjelaskan bahwa aliansi Mesir yang berpikir bodoh dan tak mengindahkan Allah kemudian dikalahkan oleh Allah yang suci. Ini adalah contoh bagaimana kuasa spiritual Allah mengalahkan kedaerahan duniapun. Allah telah menyelamatkanMusa AS dari tekanan Fir'aun dan menciptakan kemenangan petunjuk bagi umat manusia.
Untuk menyimpulkan, ayat 111 di Surah Al-A'raf menggambarkan bagaimana Fir'aun dan pemuka-pemukanya berbicara tentang bagaimana menghentikan Musa AS dan mencoba menyelesaikan masalah dengan cara yang kurang efektif. Walaupun fir'aun tidak mengetahui bahwa Allah akan selalu bersamanya dan melawan kezaliman-Nya, namun Allah telah menyelamatkan Musa AS dan memberikan kemenangan untuk petunjuk.