Surah Al-A'raf Ayat 109 - QuranWeb

terms: Surah Al-A’raf ayat ke-109 adalah ayat dari al-Quran yang menceritakan tentang kisah-kisah nabi yang dilewatkan kepada umat manusia. Di dala...

Surah Al-A'raf Ayat 109

Surah Al-A’raf ayat ke-109 adalah ayat dari al-Quran yang menceritakan tentang kisah-kisah nabi yang dilewatkan kepada umat manusia. Di dalam ayat ini, diceritakan bahwa pemuka-pemuka pada masa Fir‘aun berkata bahwa orang yang dikirim untuk memberikan peringatan atau memberi perintah-Nya adalah pesihir yang pandai. Pernyataan ini dilontarkan oleh masyarakat untuk menghina dan meremehkan Nabi Musa.


Surat Al-A’raf ayat 109 memiliki beberapa makna yang penting dalam perspektif fiqh dan makna tersirat. Salah satunya adalah bahwa firman Allah bahwa orang yang beliau kirimkan untuk memberikan pesan-Nya adalah seorang nabi yang berilmu. Allah menyatakan bahwa tidak ada orang yang dapat memberikan pesan-Nya kecuali Nabi-Nya. Ini jelas menunjukkan bahwa jika Allah mengutus seseorang sebagai pemberi pesan, ada alasan atau tujuan yang jelas sehingga pesan itu harus diketahui oleh masyarakat. Selain itu, ayat ini juga menunjukkan bahwa penerima pesan itu adalah seorang yang berilmu dan dapat dipercaya.


Begitu juga, makna Sirah yang terkandung di dalam Surat Al-A’raf ayat 109 juga cukup penting. Hal ini karena ayat ini menceritakan litani penolakan Fir‘aun dan pemuka-pemuka pada masa itu terhadap peringatan Nabi Musa. Mereka menolak untuk mengakui dan mengikuti ajaran Musa, dan lebih suka menganggapnya sebagai pesihir. Diakhir ayat ini, Allah menegaskan agar Fir‘aun tidak menyuruh untuk memusuhi Nabi Musa dan menegaskan kepada mereka tentang nikmat-Nya yang telah Dia berikan.


Terkadang, kita lebih memilih untuk menolak ajaran yang diajarkan oleh orang lain, bahkan ketika itu adalah orang yang berilmu atau dikirim oleh Allah. Padahal, perlu diingat bahwa seberapa besar pula kita menolak ajaran-ajaran dan peringatan-Nya. Dengan adanya Surat Al-A’raf ayat 109, kita diminta untuk berpikir sejenak tentang apa yang wajar dan benar untuk dilakukan, karena sejatinya tugas kita jelas: mengabdikan diri kepada Allah dan mengikuti ajaran-Nya.


Secara umum, Surat Al-A’raf ayat 109 memiliki makna yang penting bagi umat manusia karena mengingatkan kita tentang kewajiban untuk mengikuti pegaturan Allah dan ajaran yang diberikan oleh Nabi-Nya. Dalam tanpa menghakimi pekerjaan siapapun yang dikirim oleh Allah untuk berbicara tentang ajaran-Nya, kita harus berusaha untuk mengikuti pesan-Nya dan berpikir tentang respek yang layak diberikan kepada mereka. Dengan demikian, kita dapat membuktikan bahwa kita benar-benar taat dan patuh kepada Allah.