Surah Al-An’am ayat 85 menceritakan tentang 4 orang yang diberi ucapan bertepatan dengan kualitas mereka yaitu para nabi yang terkenal ,yaitu Zakaria, Yahya, Isa dan Ilyas. Kata-kata yang digunakan disini merupakan ucapan memuji yang bertujuan untuk menegaskan bahwa mereka adalah orang-orang yang saleh.
Kedelapan nabi yang disebutkan di dalam ayat ini masing – masing mempunyai kesamaan yaitu kesalehannya. Kata “saleh” memiliki arti yang berbeda-beda. Namun, dalam hal ini, ia berarti seseorang yang menaati perintah Allah, yaitu hukum syara’ yang telah Allah tetapkan sebagai bagian dari agama Islam. Oleh karena itu, para nabi ini dapat dikatakan sebagai orang – orang yang saleh karena mereka taat pada perintah Allah.
Zakaria, Yahya, Isa dan Ilyas merupakan sahabat Nabi Muhammad yang diutus sebagai nabi bagi umatnya. Sebagai nabi, mereka harus menjalankan segala perintah Allah dengan ikhlas dan taat. Mereka harus mencari ilmu spiritual dalam menyampaikan pesan-pesan Allah dan mengajarkan hukum-hukum yang telah Allah perintahkan. Mereka juga harus menjunjung tinggi nilai – nilai agama dan melakukan amal saleh.
Surah Al-An’am ayat 85 menunjukkan bahwa istimewanya para nabi tersebut adalah kesalehannya. Para nabi ini telah diunggulkan oleh Allah sebagai buah keikhlasan dan keyakinan mereka yang sesuai dengan hukum syariah yang telah Allah tetapkan. Surah Al-An’am juga menegaskan bahwa semua nabi yang diutus ke bumi adalah orang-orang yang memiliki keistimewaan karena kesalehannya, sehingga mereka mendapatkan kemuliaan di sisi Allah.
Kesalehan memang merupakan titik tolak untuk mendapatkan hidayah dari Allah. Tocil para nabi ini telah menjadi contoh teladan yang menunjukkan bahwa seseorang seyogyanya taat pada perintah Allah dan melakukan amal saleh. Para nabi ini telah menjadi panutan bagi umatnya, menjadi contoh yang harus diikuti oleh umat manusia demi mendapatkan ridho Allah. Dari sini, kita bisa belajar bahwa kesalehan adalah elemen yang sangat penting bagi kesuksesan kehidupan di dunia ini. Para nabi telah terlebih dahulu menunjukkan bahwa kehidupan seseorang ditentukan oleh kesalehannya dan nilai - nilai agamanya.
Oleh karena itu, Surah Al-An’am ayat 85 adalah sebuah peringatan buat kita agar mengindahkan nilai - nilai agama yang telah Allah tetapkan dan “mendekatkan diri dengan Allah dengan amal-amal saleh”. Seyogyanya kita menjadi contoh yang baik seperti para nabi yang terkenal ini dan menjadikan mereka sebagai panutan. Dengan demikian, kita bisa mencapai kesempurnaan spiritual, di dalam dan di dunia.