Surah Al-An'am Ayat 80 merupakan bagian dari sebuah perdebatan antara Nabi Ibrahim AS dengan kaumnya. Nabi Ibrahim AS telah memperingatkan kaumnya bahwa mereka tidak boleh mempersekutukan sesuatu dengan Allah dan menyembah berhala. Di ayat ini menggambarkan bahwa kaumnya tidak mengindahkan nasihat Nabi Ibrahim AS dan malah membantahnya.
Maka di tengah kontroversi ini, Nabi Ibrahim AS bertanya, “Apakah kamu hendak membantahku tentang Allah, padahal Dia benar-benar telah memberi petunjuk kepadaku? Apakah kamu menyangkal bahwa Allah telah memberi petunjuk kepada Nabi Ibrahim AS dan malah berpikir untuk membantah Nabi Ibrahim AS?
Nabi Ibrahim AS pun terus mengingatkan mereka bahwa Allah telah memberinya petunjuk betapa bersyukur dan takut terhadap Tuhan-Nya, “Aku tidak takut kepada (malapetaka dari) apa yang kamu persekutukan dengan Allah, kecuali Tuhanku menghendaki sesuatu.” ini maksudnya adalah Nabi Ibrahim AS menyatakan bahwa dia tidak akan takut kepada berhala atau tindakan mempersekutukan sesuatu dengan Allah jika sesuatu itu bukan hal yang dikehendaki oleh Allah.
Nabi Ibrahim AS juga mengingatkan bahwa Tuhan memiliki semua ilmu dan tahu banyak hal, “Ilmu Tuhanku meliputi segala sesuatu.” Nabi Ibrahim AS ingin agar kaumnya dapat mengambil pelajaran ketika mereka melihat pengetahuan yang dimiliki oleh Allah.
Kesimpulannya, surah Al-An'am Ayat 80 menjelaskan tentang perdebatan antara Nabi Ibrahim AS dan kaumnya yang membantahnya. Nabi Ibrahim AS menggunakan ayat ini untuk mengingatkan mereka bahwa mereka tidak boleh berpikir untuk membantah Nabi Ibrahim AS, karena Allah telah memberi petunjuk kepadanya, dan dia tidak akan takut apa pun kecuali jika Tuhannya menghendaki sesuatu. Nabi Ibrahim AS juga ingin agar kaumnya dapat mengambil pelajaran dari semua pengetahuan yang dimiliki oleh Allah.