Surah Al-A'raf ayat 93 adalah salah satu ayat yang terdapat dalam Al-Quran. Ayat ini merujuk kepada kisah Nabi Shu'aib AS ketika dia memperingatkan umatnya yang berbuat durhaka kepada Allah SWT.
Kisah ini bermula ketika sekelompok umat Nabi Shu'aib AS mengabaikan syarat dan amanat Allah yang diberikan kepada mereka. Mereka juga terus menerus berbuat maksiat dan tidak mengindahkan hukum-hukum Allah. Oleh karena itu, Allah mengutus Nabi Shu'aib AS untuk memperingatkan umatnya tentang hukuman Allah jika mereka tidak taat.
Namun umat Nabi Shu'aib tetap saja berduri dan menolak untuk menghormati amanat Allah. Mereka berkata, "Kamu tidak lebih dari manusia biasa seperti kami. Kamu tidak lebih berhak atas kami daripada kami atas kamu. Jika kamu adalah orang yang benar maka jelaskanlah alasanmu."
Dalam situasi ini, Nabi Shu'aib berusaha untuk mematenkan amanat Allah kepada umatnya. Dia menasihati mereka untuk tidak mengolah maksiat dan berbuat salah kepada Allah dan mengikuti hukum-hukum Allah. Namun, umat Nabi Shu'aib AS tetap tidak mendengarkan nasihatnya.
Pada akhirnya, setelah Nabi Shu'aib AS benar-benar putus asa dengan perbuatan kekerasan hati dari umatnya, dia mengajukan pertanyaan ini dalam Surah Al-A'raf ayat 93,
"Maka Syuaib meninggalkan mereka seraya berkata, “Wahai kaumku! Sungguh, aku telah menyampaikan amanat Tuhanku kepadamu dan aku telah menasihati kamu. Maka bagaimana aku akan bersedih hati terhadap orang-orang kafir?”
Pertanyaan ini ditujukan kepada umatnya yang durhaka kepada Allah. Nabi Shu'aib AS meminta mereka menjawab mengapa ia harus merasa sedih karena mereka tidak mendengarkan nasihatnya. Pertanyaan ini sebenarnya mengajak umatnya untuk menyadari betapa beruntungnya mereka yang mendengarkan petuah dan nasihat Nabi Shu'aib AS sehingga mereka masih bisa memperoleh ampunan Allah SWT.
Terkait surah Al-A'raf ayat 93 ini ada satu pelajaran yang harus diambil. Kita harus selalu merespon amanat Allah dengan taat, dan tidak pernah melanggarnya. Kita harus selalu mengingat bahwa kita adalah hambanya yang diciptakan oleh Allah SWT, dan kita harus selalu mendengarkan petuah dan nasihat 2annya. Percayalah bahwa Allah berikan petuah dan nasihat yang baik kepada kita agar kita dapat mendapatkan ampunan dan rahmat pada hari akherat.